Feb
1
2013

Rencanakan keuangan Anda!

Saat ini bisa dibilang topik perencanaan keuangan menjadi trend baik itu di media cetak, TV, radio, komunitas maupun di perusahaan.  Perencanaan keuangan menjadi menarik karena menyentuh salah satu aspek kehidupan kita yaitu keuangan selain aspek kehidupan lain seperti kesehatan, spiritual, keluarga, karier, interpersonal, intrapersonal, dan lain-lain.

Apa sebenarnya pengertian perencanaan keuangan?  Menurut Financial Planning Standard Board of Indonesia, sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi Perencanaan Keuangan di Indonesia.  Perencanaan keuangan adalah suatu proses mencapai tujuan hidup melalui manajemen keuangan secara terintegrasi dan terencana.

Manajemen Keuangan yang terintegrasi dan terencana mencakup:

1.            Mengelola uang masuk dan uang keluar atau mengelola cash flow

2.            Perencanaan asuransi

3.            Perencanaan investasi

4.            Perencanaan pensiun dan pendidikan anak

5.            Perencanaan pajak

6.            Perencanaan warisan

Jadi dengan kata lain perencanaan keuangan bukan hanya sekadar melakukan investasi atau asuransi melainkan mencakup semua aspek di atas.  Hanya saja untuk beberapa orang pada fase tertentu, misalkan yang masih single mungkin baru bisa memiliki tujuan keuangan untuk mengelola cash flow , menyediakan dana darurat atau persiapan menikah. Sementara untuk orang yang sudah memiliki keluarga dan dua orang anak sudah memikirkan hal lain seperti rumah, asuransi, kendaraan, biaya persiapan pendidikan dan pensiun. Sementara untuk seseorang yang pada usia 40 an ada yang baru mulai memikirkan dana pensiun dan warisan.  Jadi tujuan keuangan yang ingin dicapai seseorang berkaitan dengan usia, kondisi keuangan, jangka waktu, prioritas, dan profil risikonya

Dengan melakukan perencanaan keuangan dari semua aspek di atas maka kita akan mengetahui kondisi keuangan kita, mengetahui sehat atau tidaknya keuangan kita, mengetahui aset-aset dan utang,  mengantisipasi terhadap risiko meninggal dini, penyakit kritis, melindungi aset kita, mengembangkan aset kita untuk dana pendidikan, pensiun, bisnis, pembelian properti, mengefisiensikan pajak pribadi, memastikan dana hari tua dan dana pendidikan tercukupi dan melakukan transfer aset kepada orang yang kita inginkan .

Tips melakukan perencanaan keuangan sendiri:

1.            Pahami kondisi keuangan Anda saat ini

2.            Buat tujuan keuangan

3.            Tentukan prioritas

4.            Tentukan jangka waktu

5.            Pelajari produk-produk keuangan dan risikonya

6.            Sesuaikan dengan profil risiko sendiri

Dan yang paling penting juga diperhatikan adalah implementasi, karena perencanaan tanpa implementasi tidak akan ada hasilnya. Implementasi ini bukan suatu hal yang gampang karena berkaitan dengan motivasi dari diri kita tentang seberapa kuatkah kita ingin mewujudkan apa yang kita inginkan.   Jika Anda bisa melakukan perencanaan keuangan sendiri akan lebih baik karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya jasa konsultasi namun demikian apabila Anda belum paham dan tidak mau pusing untuk menghitung-hitungnya Anda butuh jasa perencana keuangan.

Anda bisa memilih untuk melakukan sendiri atau menggunakan jasa perencana keuangan. Yang penting Anda bisa meraih kemandirian finansial bersama keluarga dengan hidup terencana dan mengelola keuangan dengan disiplin.

 

M. Andoko
Konsultan Perencanaan Keuangan OneShildt

 

Events Calendar

September  2017
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30