Jun
12
2013

Pengelolaan Keuangan Saat Tinggal di Daerah Terpencil

Ribet dengan macet di Jakarta? Hm, mungkin sekali-sekali perlu bersyukur juga tinggal di tempat yang ramai, walaupun macet dan lalu lintasnya ribet, tetapi paling tidak di Jakarta fasilitas lengkap dan (hampir) semua yang dibutuhkan tersedia dan mudah dijangkau.

Ada lho yang terpaksa bekerja dan tinggal di daerah terpencil. Beberapa industri seperti pertambangan, perikanan, perkebunan atau konservasi, riset dan lain-lain terletak di daerah yang jauh dari keramaian. Bebas macet sih, tetapi memiliki fasilitas terbatas, bukan hanya mall yang tidak ada, tapi juga minim fasilitas kesehatan, pendidikan hingga listrik/energi dan transportasi.

Memang ada perusahaan-perusahaan besar yang mampu menyediakan fasilitas lengkap untuk karyawannya. Tetapi kebanyakan para pendatang yang bekerja di daerah terpencil perlu berusaha lebih untuk survive dan menikmati kehidupan yang berbeda dibandingkan tempat asal.

Namanya juga mencari penghidupan ya. “Gapapa deh gue hidup di hutan, demi segenggam berlian!” seru seorang teman. Serius nih segenggam berlian, asal jangan segenggam batu pasir ya heuheu.

Nah, bagaimana agar perjuangan bekerja di lokasi yang jauh dari tempat asal, dengan fasilitas terbatas itu tidak sia-sia? Tentunya perlu pengelolaan keuangan yang tepat nih. Berikut saya bagi beberapa tips nya ya..

  • Budgetkan pengeluaran bulanan dan tahunan

Biasanya dengan minimnya fasilitas, pengeluaran bulanan jadi lebih rendah. Kebutuhan untuk penampilan juga berkurang kan. Sayangnya, saat cuti berlibur ke ‘kota’ biasanya pengeluaran jadi jauh membesar. Siasati dengan mengatur budget. Atur budget pengeluaran bulanan yang secukupnya dan budget tahunan yang lebih besar.

  •  Tingkatkan persentase saving

Tinggal di tempat terpencil idealnya bisa mengurangi konsumsi harian lho. Walaupun banyak online shop yang menggoda iman, kuatkan tekad untuk meningkatkan persentase menabung ya. Jadikan pengalaman kerja ini sebagai pengalaman berharga dalam hidup, sekalian memperbanyak tabungan :) .

  •  Maksimalkan fasilitas yang ada untuk berinvestasi

Walaupun biasanya minim fasilitas finansial dan perbankan di lokasi terpencil, tetap usahakan untuk memaksimalkan investasi anda. Bisa melalui investasi reksa dana via online banking, atau belajar via komunitas di internet. Biar lebih efisien, bisa juga menggunakan jasa finansial planner lho.

  • Kebiasaan yang sehat

Mulai bentuk kebiasaan keuangan yang baik. Di tempat yang minim fasilitas, biasanya godaan untuk berbelanja juga lebih rendah. Bisa nih untuk mulai menabung/investasi sebelum berbelanja, mengurahi hutang, dan menerapkan persentase pengeluaran yang lebih rendah (misalnya hanya 50% dari pendapatan perbulan), hingga memulai financial planning untuk mencapai tujuan-tujuan finansial di masa depan.

 

Jadi, bisa kan mulai mengumpulkan ‘berlian’ segenggam demi segenggam :) ?

Walaupun tinggal di daerah terpencil, buktikan bahwa kelak anda bisa berinvestasi lebih baik, memiliki dana pendidikan yang cukup untuk anak-anak dan bisa pensiun nyaman di mana saja kelak .

 

Live a Beautiful Life !

 

Fitri Octaviani

Associate Planner di ZAP Finance

Twitter: @zapfinance | Facebook: ZAP Finance Consulting | Web:www.zapfinance.co.id

Call us at (021)57948059

 

 

 

Related Posts

ZAP Finance

About the Author: ZAP Finance

Events Calendar

March  2017
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31